Pengalaman Menginap di Simply Homy

Teman-teman pernah nggak menginap di guest house? Atau lebih memilih hotel? Sharing yuk di sini. Apa alasan teman-teman lebih memilih menginap di hotel atau guest house?

Sebelumnya saya mau cerita nih.
Alhamdulillah saya mendapat kesempatan untuk menginap di Simply Homy, sebuah guest house berkonsep syariah selama satu malam. Nggak saya sia-sia kan dong kesempatan menginap di sana, mengajak anak tentunya, hitung-hitung quality time bersama anak pertama.

Baca juga Simply Homy, Guest House Bintang 5 Berkonsep Syariah

Begitu sampai di lokasi, kami langsung disambut dengan welcome drink tradisional yaitu wedang jahe hangat.

Wedang jahe, Jogja banget ya
Wedang jahe, Jogja banget ya

Pas sekali dengan suasana jogja yang mendung. Saya beserta keluarga ke Simply Homy daerah Sawit Sari di hari rabu, sehingga kamar juga sedang kosong, tidak penuh seperti weekend atau tanggal merah. Jadinya, kami bisa memilih kamar mana yang mau ditempati, tentu saya pilih yang kamar mandi ada bathtube nya dong, supaya Najla bisa berenang =)

Penampakan ruangan di Simply Homy
Penampakan ruangan di Simply Homy

Menaiki lantai 2, ruangannya bersih dan rapi. Ada meja makan, kursi dan meja santai serta televisi, padahal di tiap kamar juga sudah tersedia televisi lho. Fasilitas lainnya ada dapur, kulkas dan dispenser di lantai satu, semua free untuk digunakan /dipakai oleh tamu. Wah asyik, kan kalau menginap beramai-ramai sekeluarga, bisa masak-masak juga. Karena saya nggak berniat masak, jadilah malam itu membeli makan diluar.

Saya sendiri sebenarnya sudah makan sewaktu pergi sebentar mengisi penyuluhan lansia di dekat tugu, sementara Najla membeli kentang goreng di luar. Nah, ini termasuk menjadi saran untuk Simply Homy, bila menambah fasilitas berupa minimarket atau mini resto sepertinya akan bermanfaat, sehingga yang malas keluar rumah atau malas masak bisa pesan ke mini resto tersebut. Menunya bisa yang simpel-simpel saja seperti nasi goreng, burger, kentang goreng, omelete, dan sebagainya. Saya jamin banyak yang pesan apalagi kalau weekend. Tapi memang bila konsepnya penyewaan rumah, akan menjadi nggak efektif sih kalau ada mini resto. Hmm, mungkin bisa digodok lagi saran saya=).

Kulkas di bawah jelas saya gunakan untuk menyimpan asip, jadi pas hari itu, Sara (anak kedua saya) memang tidak ikut, supaya bisa fokus nyenengin kakaknya sih. Sewaktu mandi Najla senang, katanya, “Embernya besar, Bunda. ” Kyaa, yang dimaksud ember ternyata bathtube. Setelah mandi, dia makan roti yang dibawa dari rumah. Kami juga membawa cemilan lainnya seperti pisang goreng dan tempe mendowan.

Setelah makan, Najla beraktivitas menggambar dan mewarnai dengan cat air, happy banget kelihatannya. Najla bilang kalau tempatnya bagus, dia suka menginap di Simply Homy. Sesekali dia memanjat-manjat tempat tidur, sesekali keluar kamar dan memilih makan di meja makan. Pokoknya hari itu, dia kooperatif dan ceria sekali. Ketika waktu tidur tiba pun, nggak kayak di rumah yang selalu kabur keluar kamar, kali ini dia mau tetap di dalam kamar. Meskipun beberapa kali membuka tutup korden jendela dan mengamati keadaan luar. Sambil mengobrol dengan saya yang sudah tepar dan rebahan di kasur, lama-lama Najla juga ketiduran sambil memeluk bonekanya. Alhamdulillah acara tidur tanpa drama.

Paginya pun Najla bangun kepagian,hehe. Gara-gara dia mendengar suara berisik-berisik saat saya sedang memerah asi. Bangun tanpa rewel lalu sarapan yang sudah disediakan Simply Homy, yaitu bubur ayam. Karena hangat, Najla pun makan lahap. Sambil menonton acara kartun di televisi, eh mungkin karena empuk kasurnya, ketiduran lagi deh Najlanya, wakakaka. Bundanya bisa me time nyelesaiin kerjaan draft tulisan=).

Najla nyenyak sekali
Najla nyenyak sekali

Najla tetap tertidur pulas hingga tiba waktu check out jam 12 siang. Karena Simply Homy berkonsep syariah, terdengar reminder suara adzan dhuhur, mukena dan sajadah pun tersedia di setiap kamar. Sebelum pulang, pihak pengelola memberikan kertas berisi kesan pesan akan layanan, sehingga secara langsung kita dapat memberikan masukan ke Simply Homy. Eh, alhamdulillah dapat merchand juga, lumayan voucher makan, karaoke, dan voucher menginap lagi, hehe.

Btw, sampai jam 12 Najla belum bangun, jadi kami gendong deh masuk mobil, hehe. Tak lupa pihak Simply Homy meminta dokumentasi dengan berfoto di depan rumah Simply Homy. Kapan-kapan nginep lagi ah sama suami=)

Advertisements

10 thoughts on “Pengalaman Menginap di Simply Homy

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.